Showing posts with label children. Show all posts
Showing posts with label children. Show all posts

Thursday, August 13, 2015

Curhat Buku #2


Memasuki kali kedua ikut-ikutan meme dari Kak Orin. Hmm. Belakangan saya sedang jarang membaca buku. Apalagi buku cetak. Sudah hampir tidak punya waktu. Hiks. Inilah cicilan cerita singkat tentang buku yang saya baca baru-baru ini. Yah, nggak baru banget sih. Dibilang cicilan karena sebenernya banyak juga yang udah dibaca, tapi belum mood nulis semua.. :p

.: Recently Finished Reading :.


1. Ikut Terbang - Ceritanya singkat-singkat. Beberapa cukup menghibur, tapi ada juga yang krik-krik. Sebagian besar ceritanya tentang kesialan tokoh utamanya sih. Beli waktu ada promo diskon komik Agen Polisi 212 di Gramediana. Lumayan menghibur.

Monday, December 08, 2014

Hapitamus: Masalah Kecil Beanerd by Larry Handra

Judul: Hapitamus - Masalah Kecil Beanerd
Director: Larry Hendra
Production team: Agnes Christina, Julius Tomo, Nathan Adianta, dkk
















Beanerd adalah seekor berang-berang (?). Sebagai seekor berang-berang, tentu tubuhnya mungil, tidak setinggi Hapitamus maupun teman-teman sesama hewannya yang lain. Usai pengukuran tinggi tubuh di sekolah, Beanerd merasa sedih karena dia paling pendek. Teman-temannya pun menghiburnya. Sebagai sahabat, Hapitamus memikirkan solusi agar Beanerd tidak bersedih lagi. Sepulang sekolah, Hapi bertemu Rhoni, si badak bercula satu, ternyata Rhoni sedang pusing karena tim basketnya kekurangan orang. Munculah ide untuk mengajak Beanerd bergabung dalam tim. Maukah Beanerd bergabung dalam tim basket? Berhasilkah Hapi dan kawan-kawan membuat Beanerd kembali ceria? Simak kelanjutan ceritanya dalam buku ketiga seri Hapitamus: Masalah Kecil Beanerd.

Monday, September 22, 2014

Dania Gadis Bandara by Nurhayati Pujiastuti

Judul: Dania Gadis Bandara
Penulis: Nurhayati Pujiastuti
Penyunting bahasa: Mastris Radyamas
Setting: Puji Lestari
Penerbit: Lintang
Jumlah halaman: 125
Cetakan pertama: November 2013


"Jadi, naik pesawat itu bayarnya mahal, Yah?" tanya Dania setelah membaca majalah yang tadi diberikan Ayah padanya.
Ayah mengangguk. "Tapi kalau kamu berdoa terus, nanti kita bisa beli karcis yang mahal itu."

Dania sangat ingin naik pesawat terbang. Seolah cita-citanya masa itu hanyalah naik pesawat. Untuk itu, Ayah Dania menerima tawaran Pak Johan menemaninya melaut. Lumayan, bisa ditabung untuk meluluskan keinginan Dania. Namun, sejak kepergiannya melaut, Ayah Dania tak kunjung pulang. Tak ada kabarnya, sedangkan Pak Johan dikabarkan meninggal. Apa iya Ayah Dania juga meninggal dimakan ikan paus seperti kata teman-temannya?

Saturday, August 16, 2014

Kumpulan Cerpen: Hafalan Qur'an Syahira


Judul: Hafalan Qur'an Syahira
Penyunting bahasa: Mastris Radyamas
Setting: Puji Lestari
Ilustrasi: Dody Y. W.
Penerbit: Lintang (Kelompok Penerbit Indiva)
Jumlah halaman: 144
Cetakan I: Juni 2013
 
Hafalan Qur'an Syahira adalah salah satu judul dari kumpulan cerpen di buku ini. Selain kisah tentang Syahira tersebut, ada banyak cerita lainnya yang pasti seru, asyik, dan sangat menarik untuk dibaca.

Sesuai dengan penggalan sinopsis buku yang dikutip di atas, ada sebelas cerita dari dua belas penulis cilik Indonesia. Mereka adalah pemenang lomba menulis cerpen tingkat nasional. Langsung saja kita bahas beberapa cerpennya.

Hafalan Qur'an Syahira oleh Azma Azizah
Diceritakan bahwa Syahira baru saja lulus SD dan akan melanjutkan sekolahnya ke pondok pesantren di Yogyakarta. Syahira sendiri adalah anak pertama dari empat bersaudara. Di pondok pesantrennya, Syahira mengikuti program hafalan 30 juz. Mengingat banyaknya aktivitas di pondok, dia agak kesulitan mengatur waktu untuk beraktivitas lain atau menghafal Qur'an. Namun, Syahira tidak putus asa, sedikit demi sedikit hafalannya pun bertambah.

Thursday, June 19, 2014

Mrs. Roopy Is Loopy! by Dan Gutman

Judul: Mrs. Roopy Is Loopy! (My Weird School #3)
Penulis: Dan Gutman
Ilustrator: Jim Paillot
Penerbit: HarperTrophy
Jumlah halaman: 96
*Beli boxset buku 1-4 di opentrolley.co.id*


Ketika pelajaran sedang berlangsung di kelas AJ, tiba-tiba ada seorang pria berkostum tentara masuk ke kelas. Dia masuk dan berkata, "To be prepared for war is the best way to keep the peace." Setelahnya pria misterius keluar dari kelas dan Miss Daisy mengajak murid-murid untuk mengikutinya menuju perpustakaan.

Miss Daisy mengumumkan bahwa petugas perpustakaan mereka bernama Mrs. Roopy. Sesampainya di perpustakaan, semua dikejutkan dengan adanya pohon raksasa. WOW! Sayangnya, Mrs. Roopy, sang petugas perpustakaan tidak ada di sana. Yang ada malah pria berkostum tentara tadi dengan wig putihnya dan menyandang sebilah pedang.

Wednesday, March 19, 2014

Mr. Klutz Is Nuts! by Dan Gutman

Judul: Mr. Klutz Is Nuts! (My Weird School #2)
Penulis: Dan Gutman
Ilustrator: Jim Paillot
Penerbit: Harper Trophy
Jumlah halaman: 112
Tahun terbit: 2004



Mr. Klutz adalah kepala sekolah di sekolahnya AJ. Masih ingat AJ kan? Anak SD yang tidak suka sekolah, hehehe. Buat refresh tentang AJ bisa baca di review saya tentang buku pertama dari serial My Weird School (klik). Di buku kedua serial ini, ceritanya didominasi oleh tindak-tanduk Mr. Klutz yang bisa dibilang weirdo (sesuai judulnya, hm?).

"Oh, just hanging around," Mr. Klutz said as he pulled himself out of his boots and jumped down onto the floor. "When the blood rushes to my head, it helps me think." (hal. 12)

Wednesday, March 12, 2014

Sarjana Misterius by Enid Blyton


Judul: Sarjana Misterius (Lima Sekawan #11)
Penulis: Enid Blython
Alih bahasa: Agus Setiadi
Desain & ilustrasi cover: Martina Dima
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 256
Cetakan ke-17: Januari 2012
*Beli di obralan Gramedia Matraman*


Nama Enid Blython adalah nama yang melegenda di dunia perbukuan anak. Para pecinta buku-buku anak, terutama serial petualangan pasti mengenal penulis ini dengan segudang karyanya. Serial Lima Sekawan sendiri adalah salah satu serial populernya yang terdiri dari 21 buku. Buku ke-11 ini adalah awal perkenalan saya dengan Blython.

Kisah bermula dari Georgina (George) yang ditinggal ketiga sepupunya berlibur ke Puri Faynights karena ia sedang sakit dan orang tuanya tidak mengizinkannya untuk ikut berlibur. Namun, begitu kondisi George membaik, ibu George segera memperbolehkan anak itu dan anjingnya, Timmy menyusul ketiga sepupunya. Mendengar berita baik ini, George segera mengirim kartu pos kepada sepupu-sepupunya di Puri Faynights.

Di bukit seberang ada reruntuhan sebuah puri tua. Puri itu mempunyai empat menara. Tiga di antaranya sudah sangat rusak keadaannya. Tapi yang keempat tampaknya masih utuh. Jendela-jendelanya berupa celah sempit di tembok. (hal. 20)

Sampailah George di Puri Faynights keesokan harinya. Hal pertama yang dilakukan George, Timmy, Julian, Dick, dan Anne adalah MAKAN ES KRIM!! *ngiler* Setelah makan es krim, mereka kembali ke karavan. Di sana mereka memperbincangkan mengenai dua sarjana yang hilang secara misterius, mereka adalah Terry-Kane dan Jeffrey Pottersham. Mereka berdua diduga kabur dan menjual rahasia negara kepada negara lain.

Friday, February 07, 2014

Judy Moody: Lagi Mood. Bukan Mood Bagus. Mood Jelek by Megan McDonald

Judul: Judy Moody: Lagi Mood. Bukan Mood Bagus. Mood Jelek
Judul Asli: Judy Moody Was in A Mood. Not A Good Mood. A Bad Mood
Penulis: Megan McDonald
Ilustrasi: Peter Reynolds
Alih bahasa: Dharmawati
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 144
Cetakan I: Juli 2006
*Beli di bukumoo123*


Percaya deh, Judy bukan anak nakal. Dia hanya sering ber-mood jelek. Di hari pertamanya masuk sekolah setelah libur musim panas, dia enggan sekali bangun, tapi terpaksa harus bangun. Eugh. Bahkan telur-matahari-yang-cerah buatan ayahnya tampak tidak cerah. Mood jeleknya juga dipicu karena dia tidak memiliki hal menarik apa pun selama liburan musim panas untuk digambarkan di kaosnya. Hey, tapi kemudian ayahnya mengingatkan bahwa liburan kemarin mereka makan ikan hiu. Mendengarnya, Judy langsung mengambil kaos putih, menggambarinya dengan ikan hiu bergigi tajam, dan tulisan "Aku Makan Hiu". Kreatif bukan?

Monday, January 27, 2014

Kasus Aneh di Olimpiade by Geronimo Stilton


Judul: Kasus Aneh di Olimpiade
Judul Asli: Geronimo And The Gold Medal Mystery
Penulis: Geronimo Stilton
Penerjemah: Aloysius Prasetya
Penyunting: Ira Tampubolon & Anton Sulistiyanto
Re-desain: Deasy Suryani
Penerbit: Libri
Jumlah halaman: 128
Cetakan I: Agustus 2008
*Beli di bukumoo123*


Aku mendekam di ruanganku. Aku ini seorang, eh.. seekor tikus intelek... buatku olahraga tidak menarik! (hal. 14)

Geronimo Stilton ditugaskan untuk meliput jalannya olimpiade di Athena. Di perjalanan, dia bertemu dengan sahabatnya, Ficcanaso Squitt yang saat itu menyamar sebagai pramugari cantik dan menggoda Stilton. Olimpiade sendiri adalah sebuah olahraga yang menyatukan seluruh bangsa. Namun, ada yang aneh dalam olimpiade kali ini. Pertama, nama negara Wiroglandia tidak ada dalam daftar negara peserta. Kedua, atlet Wiroglandia sangat mirip satu sama lain. Dan ketiga, atlet Wiroglandia hanya mengikuti perlombangan perorangan.

Mereka akhirnya memutuskan untuk menyelidiki semua misteri ini. Mampukah Stilton dan Squitt membuka tabis misteri pada penyelenggaraan olimpiade tahun ini?

Friday, December 06, 2013

How To Train Your Dragon

Judul: How To Train Your Dragon #1
Penulis: Cressida Cowell
Penerjemah: Muthia Dharma
Penyunting: Maria M. Lubis
Penerbit: Mizan Fantasi
Jumlah halaman: 254
Cetakan I: Maret 2010
Harga: Rp 27.300
*Beli di Mizan Store, udah lama bingit*



Buku yang kubaca ini berasal dari tulisan Hiccup Horrendous Haddock III yang kemudian diterjemahkan oleh Cressida Cowell. Hiccup adalah ahli waris tahta Suku Hooligan. Yep, dia adalah anak sang kepala suku. Hiccup dan sembilan orang anak laki-laki lain harus lulus ujian Program Penerimaan Awal dengan menangkap naga. Nah, alih-alih menangkap naga yang dikhususkan bagi anak sang kepala suku, Hiccup hanya menangkap seekor Naga Kebun atau Naga Biasa dengan ukuran LUAR BIASA kecil. Naga kecil itu juga ternyata belum bergigi.

Wednesday, November 20, 2013

The Witches by Roald Dahl

Judul: The Witches (Ratu Penyihir)
Penulis: Roald Dahl
Alih bahasa: Diniarty Pandia
Ilustrator: Quentin Blake
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 240
Cetakan ke-5: Januari 2010



Apa yang terbersit di benakmu ketika mendengar kata "penyihir"? Memakai topi kerucut, sapu terbang, hidungnya mancung dan bengkok, daaaan tongkat sihir kah? Hmm, dalam kisah kali ini Roald Dahl memiliki ciri-ciri sendiri untuk mendefinisikan seperti apa sosok penyihir itu.

Aku harus tinggal bersama nenekku setelah meninggalnya kedua orang tuaku. Nenekku aslinya tinggal di Norwegia, tapi karena berbagai urusan kami berdua harus tinggal di Inggris (di rumahku). Saat berada di Oslo, Grandmamma (panggilan untuk nenekku) bercerita tentang lima orang anak yang hilang begitu saja dan bagimana cara mengenali penyihir. Hebatnya, nenekku ternyata adalah seorang pensiunan penyihirfilia, yaitu orang yang mempelajari penyihir.

"... Kau tetap tidak bisa yakin seratus persen apakah seorang wanita penyihir atau bukan hanya dengan memandangnya. Tapi jika dia memakai sarung tangan, jika dia memiliki lubang hidung besar, mata aneh, dan rambut yang kelihatan seperti wig, dan kalau giginya berwarna kebiruan--jika dia memiliki semua ciri itu, maka tindakan terbaik adalah kabur secepat-cepatnya." (h. 37)

Monday, October 28, 2013

Miss Daisy is Crazy!

Judul: Miss Daisy is Crazy! (My Weird School #1)
Penulis: Dan Gutman
Ilustrator: Jim Paillot
Penerbit: HarperTrophy
Jumlah halaman: 96
Harga: Rp 47.000
*Beli di opentrolley.co.id*



Hai, namaku AJ. Ini adalah tahun keduaku bersekolah di sini. Guru kelasku bernama Miss Daisy. Dia adalah guru terbodoh yang kukenal. Bagaimana tidak, Miss Daisy membenci sekolah, sepertiku. Dia juga tidak bisa berhitung. Dan parahnya lagi, Miss Daisy tidak bisa mengeja huruf! Kurasa aku dan teman-teman sekelas harus membantunya banyak hal.

Miss Daisy seemed like a pretty cool lady, for a teacher. Anybody who hated school and liked to sit around watching TV and eating chocolate treats was okay by me. (h. 6)

Monday, September 30, 2013

Liesl & Po

Judul: Liesl & Po
Penulis: Lauren Oliver
Penerjemah: Prisca Primasari
Penyunting: Esti A. Budhihabsari
Proofreader: Yunni Y. M.
Penerbit: Mizan
Jumlah halaman: 320
Cetakan I: April 2013
Harga: Rp 34.000
*Beli di parcelbuku.net*



Kisah tentang berkawan dengan hantu kerap melahirkan komentar menyeramkan atau abnormal dari mulut orang-orang yang mendengarkannya. Tapi siapa sangka hantu ciptaan Lauren Oliver ini begitu bersahabat dan tidak menyeramkan sama sekali. Liesl pun tidak berkeberatan berteman dengan mereka yang menyebut dirinya berasal dari Dunia Lain. Pertemuan Liesl dan Po, serta si anjing-kucing Bundle terjadi pada malam ketiga setelah ayahnya meninggal.

Dunia Lain adalah tempat yang sibuk--sesibuk, atau malah lebih sibuk daripada Dunia Nyata. Dua dunia tersebut bergerak secara paralel, layaknya dua cermin yang berdiri berhadapan. (h. 16)

Liesl meminta Po menemui ayahnya yang kemungkinan sedang berada di Dunia Lain. Tanpa sengaja, Po pun menemuinya. Ayah Liesl mengatakan bahwa tempatnya bukan "di sana", tapi di dekat pohon willow, sama dengan tempat peristirahatan istri pertamanya. Liesl pun berencana membawa abu ayahnya ke sana. Sayangnya, pintu kamar lotengnya terkunci dan baru dibuka ketika pembantu mengantar makanan ke loteng. Liesl dan Po pun menyusun strategi. Berkat bantuan Po, Liesl berhasil kabur membawa kotak yang dikiranya berisi abu Henry Morbower, ayahnya.

Wednesday, August 07, 2013

Through the Looking Glass (Alice in Wonderland #2)

Gambar diambil dari bookoopedia.com
Judul: Through the Looking Glass - Alice di Negeri Cermin
Penulis: Lewis Carroll
Penerjemah: Anggun Prameswari
Penyunting: Fenty Nadia
Penerbit: Atria
Jumlah halaman: 176
Cetakan ke-1: Januari 2012
Harga: Rp. 25.415
*Beli di bukukita.com*


Pernahkah kamu membayangkan ketika bercermin, bahwa jika jarimu menyentuh cermin, maka akan menembus dimensi lain dari cermin itu sendiri? Wow. Kejadian inilah yang dialami Alice, gadis kecil berusia 7 tahun. Kali ini Alice berpetualang di Negeri Cermin. Negeri yang aneh dan membingungkan. Di Negeri Cermin, Alice bertemu dengan Raja dan Ratu Merah, juga Raja dan Ratu Putih.

Alice membaca buku catatan sang Raja Putih dan menemukan sebuah puisi yang sulit dimengerti, begini bunyinya:
YKCOWREBBAJ
,runel gnay evot nad gillirb aynutkaW
,rubus gnay masj'es sata is gnabrat gnadeS
,sevogorob halaynah atirel gnaY
nislugnel hagnet gnay hamri htar naD
Ada yang bisa membaca dan mengartikannya? Kuncinya: Alice sedang berada di Negeri Cermin, sehingga untuk membacanya harus di..... (lanjutkan sendiri ya ;)) Setelah bisa membacanya pun kata-katanya masih banyak yang sulit dimengerti. Heu. Karena takut tak cukup waktunya, Alice akhirnya memutuskan untuk berkeliling dan melihat-lihat di dunia barunya. Di taman, Alice bertemu dengan bunga-bunga yang bisa bicara. Bahkan mereka menganggap Alice adalah sejenis bunga. Bunga yang aneh tentunya. Ketika melihat Ratu Merah, dia bergegas untuk menemuinya. Karena sedang berada di Negeri Cermin, yang dilakukan Alice bukanlah berlari mendekati Ratu Merah, melainkan berlari menjauhinya. Itulah cara untuk sampai di tempat Ratu Merah.

Thursday, August 01, 2013

Just So Stories

Judul: Just So Stories - Sekadar Cerita
Penulis: Rudyard Kipling
Penerjemah: Maggie Tiojakin
Ilustrasi dan desain cover: Staven Andersen
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 160
Cetakan ke-1: Desember 2011
Harga: Rp. 25.000
*Beli di Shopping Center Yogyakarta*


Tahukah kamu, kenapa paus tidak bisa memakan manusia? Lalu, bagaimana unta bisa berpunuk seperti yang kita kenal saat ini? Apa pula yang menyebabkan kulit badak penuh lipatan? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu bisa ditemukan dalam kumpulan cerpen ini. Pembaca akan disajikan dua belas cerita pendek yang imajinatif. Dari kedua belas cerita, ada dua cerita favorit saya yang berjudul Surat Bergambar dan Bagaimana Alfabet Dirumuskan.

Surat Bergambar bercerita tentang Taffy yang merupakan anak kesayangan orang tuanya. Suatu hari, Taffy ikut ayahnya, Tegumai, untuk menombak ikan di Sungai Wagai. Mata tombak Tegumai patah dan dia tidak membawa tombak yang lain. Karena mereka tidak bisa menulis, Taffy memutuskan untuk mengirim surat bergambar kepada ibunya dengan bantuan orang asing yang kebetulan melewati mereka. Orang asing itu kemudian mengirimkan surat itu kepada Teshumai, ibu Taffy. Sayangnya, gambar Taffy umm... kurang bagus, sehingga siapa pun yang membacanya kemungkinan akan salah paham, begitu pula ibu Taffy. Apa yang selanjutnya terjadi pada mereka?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...